6 Hal yang Dapat Menjadi Penyebab Munculnya Benjolan Di Leher

Tentunya setiap orang akan merasa ke khawatiran apabila pada bagian leher mereka terdapat benjolan, terutama apabila benjolan tersebut menimbulkan berbagai gejala berupa rasa nyeri, dari hari ke hari semakin membesar dan lain-lain.

Pastinya kita menjadi penasaran, sebenarnya apa yang menjadi penyebab munculnya benjolan pada leher. Apakah kondisi benjolan yang sedang Anda alami ini juga cukup berbahaya. Nah, pada pembahasan kali ini, saya akan berbagi informasi mengenai 6 Hal yang Dapat Menjadi Penyebab Munculnya Benjolan Di Leher yang mungkin memang perlu untuk Anda ketahui.

6 Hal yang Dapat Menjadi Penyebab Munculnya Benjolan Di Leher

Benjolan di leher merupakan suatu kondisi ketika timbulnya benjolan lunak ataupun keras pada leher. Ketika dipegan, terkadang benjolan tersebut menimbulkan rasa nyeri, tapi terdapat juga yang tidak menimbulkan rasa nyeri apapun.

6 Hal yang Dapat Menjadi Penyebab Munculnya Benjolan Di Leher

Walaupun benjolan di leher ini umumnya tidak terlalu berbahaya, akan tetapi adanya benjolan di leher bisa menjadi pertanda adanya gangguan kondisi kesehatan yang cukup serius. Itulah sebabnya mengapa ketika pada leher Anda terdapat benjolan, Anda sangat dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan ke dokter guna mengetahui apa yang menjadi penyebabnya, sehingga bisa mendapatkan perawatan dan pengobatan yang tepat serta aman. Beberapa diantara penyebab nya yaitu :

1. Pembengkakan Kelenjar Getah Bening
Pembengkakan kelenjar getah bening merupakan salah satu penyebab paling sering yang menimbulkan gejala berupa benjolan di leher. Pembengkakan kelenjar getah bening (lymphadenopathy) adalah kondisi ketika kelenjar getah bening atau gumpalan jaringan sebesar kacang yang berisi sel darah putih mengalami pembesaran.

Biasanya pembengkakan kelenjar getah bening terjadi karena adanya infeksi yang mengakibatkan, kelenjar getah bening akan membengkak untuk memberikan tanda. Setelah infeksi mereda, kelenjar getah bening akan mengempis dengan sendirinya.

Walau umumnya bersifat jinak dan tidak membahayakan, pembesaran kelenjar getah bening bisa jadi pertanda adanya infeksi atau gangguan kesehatan yang lebih serius, misalnya kanker yang menyebar melalui sistem getah bening seperti limfoma, kanker nasofaring, atau penyebaran sel kanker dari organ primer yang melewati aliran getah bening di leher. Tumor kelenjar ludah juga dapat menyebabkan benjolan di dekat leher.

2. Kista
Kista di leher merupakan tumor jinak yang berisi cairan yang berkembang di kelanjar tiroid, yang disebabkan kurangnya yodium dalam makanan, gangguan autoimun yang menyebabkan peradangan pada tiroid. Kista adalah suatu struktur seperti gelembug yang tidak normal yang bisa ditemukan diseluruh bagian tubuh. Kista di leher ini biasanya tidak memiliki gejala apapun, tumbuhnya kista di kelenjar tiroid di leher biasanya tersumbatnya pintu keluar saluran hormon tersebut, penyumbatan ini memicu pembengkakan, sehingga muncul benjolan yang berisi air,zat padat dan campuran keduanya.

3. Gondok
Penyakit gondok adalah kondisi dimana terjadi pembengkakan kelenjar tiroid. Kelenjar tiroid adalah organ berbentuk kupu-kupu yang terletak tepat di bawah jakun. Kelenjar ini memiliki fungsi penting, yaitu untuk memproduksi hormon tiroid yang berperan dalam berbagai proses-proses kimiawi yang terjadi dalam tubuh.

Pada kondisi normal, kinerja kelenjar tiroid cenderung tidak kita sadari sama seperti organ-organ dalam yang lain. Tetapi jika terjadi pembengkakan, kelenjar tiroid akan membentuk benjolan pada leher. Benjolan ini akan bergerak naik dan turun saat anda menelan.

4. Limfoma
Limfoma adalah kanker yang muncul dalam sistem limfatik yang menghubungkan kelenjar limfe atau kelenjar getah bening di seluruh tubuh. Sistem limfatik termasuk bagian penting dalam sistem kekebalan tubuh manusia.

Terdapat dua jenis limfoma yaitu limfoma Hodgkin, dan bentuk yang lebih sering ditemukan yaitu limfoma non-Hodgkin. Keganasan terjadi pada sel limfosit dalam darah. Untuk menentukan diagnosis pasti perlu dilakukan pemeriksaan biopsi pada benjolan. Gejalanya bisa berupa benjolan kelenjar getah bening di bagian tubuh manapun termasuk leher, penurunan berat badan, demam, dan sering berkeringat dingin di malam hari. Jika ditemukan tanda-tanda di atas segeralah ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat

5. Kanker
Sebagian besar benjolan di leher bersifat jinak. Akan tetapi, kemungkinan benjolan leher merupakan keganasan akan semakin besar risikonya di atas umur 50 tahun. Anda juga berisiko tinggi mengalami benjolan di leher yang bersifat kanker jika menjalani gaya hidup yang tidak sehat, seperti merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol. Selain itu, benjolan di leher juga bisa menjadi pertanda bahwa Anda menderita leukimia (kanker darah putih), kanker payudara, limfoma Hodgkin, limfoma non Hodgkin, serta kanker paru-paru.

6. TBC Kelenjar
Sebagian besar kasus TB memang terjadi pada paru-paru. Tetapi infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis (MTB) ini dapat menyerang berbagai bagian tubuh lain. Salah satunya pada bagian leher, dan sering disebut dengan TBC Kelenjar Getah Bening.

Adanya benjolan pada leher yang terus membesar seiring waktu meski tidak terasa sakit adalah salah satu gejala TBC Kelenjar yang paling mudah terlihat. Umumnya hanya ada satu benjolan pada satu area, tapi ada juga yang mengalami lebih dari satu benjolan pada area yang sama. Umumnya benjolan tersebut berdiameter 1 cm atau lebih, kenyal, tidak nyeri, dan kadang saling melekat. Selain itu, kondisi ini juga biasanya diiringi oleh gejala-gejala lain, seperti turunnya berat badan, tubuh terasa tidak nyaman, demam, dan menggigil.

Sebelum berkonsultasi ke Dokter, Alangkah baiknya Anda untuk membuat catatan lengkap mengenai gejala apa saja yang Anda rasakan, sehingga lebih memudahkan dokter untuk memahami apa yang menjadi penyebab dasar dari adanya benjolan pada lebeh Anda.

Supaya lebih lengkap lagi, sertakan juga informasi mengenai riwayat kesehatan Anda ataupun keluarga Anda, supaya dokter dapat melakukan pemeriksaan, menentukan diagnosis, dan langkah pengobatan yang sesuai dengan kondisi Anda.

Terdapat beberapa jenis benjolan yang perlu untuk mendapatkan perhatian khusus, yaitu apabila benjola tersebut terasa nyeri, kemerahan, terdapat nanah, pada air liur terdapat darah, mengalami batuk darah, mengalami keluhan sesak nafas yang diakibtkan terhambat nya jalan napas, sulit untuk menelan, kesulitan dalam berbicara, suara menjadi berubah, mengalami demam tinggi, serta menurun nya berat badan tanpa adanya sebab yang cukup jelas. Apabila beberapa kondisi tersebut terjadi pada diri Anda, segeralah lakukan pemeriksaan dan berkonsultasi ke dokter, supaya Anda bisa mencegah dan mengatasi nya sedari dini.

6 Hal yang Dapat Menjadi Penyebab Munculnya Benjolan Di Leher

Leave a comment

Your email address will not be published.


*