Salep Pengering Luka Basah

salep pengering luka basah

Luka yang dialami di kulit terkadang atau pada beberapa orang mengalami keterlambatan penyembuhan atau proses penyembuhannya lama, sehingga ini membuat luka mereka basah. Selain akibat dari proses penyembuhan, kedalaman atau lebar ukuran luka juga bisa membuat luka basah dalam waktu lama.

Bantuan tambahan untuk mengeringkan luka basah tersebut mungkin dibutuhkan. Nah, mungkin salep pengering luka basah bisa membantu kondisi luka tersebut.

Mengambil salep sebagai sebuah solusi bisa menjadi pilihan terbaik. Dan terdapat pilihan salep untuk mengatasi luka basah tersebut, Anda pilih salep pada umumnya atau salep berbahan alami.

Tulisan ini akan memberikan daftar pilihan salep yang umum dijual di apotik atau tempat lain. Juga, merekomendasikan sebuah produk herbal yang berbentuk cairan kental yang bisa dijadikan salep herbal/alami.

Merupakan hal yang penting untuk Anda mengetahui kondisi dari luka pada umumnya dan luka basah. Inilah bahasan terkait luka yang penulis terjemahkan dari situs web woundcareinc.com.

Apa penyebab luka?

Kulit yang letaknya paling luar dari tubuh kita merupakan jaringan/organ terbesar sekaligus organ yang paling sering mendapatkan cedera atau kerusakan. Misalnya saja kulit kita ini secara konstan terpapar sinar matahari, asap berpolusi, suhu, dan berbagai hal kurang baik lainnya.

Luka bisa diklasifikasikan dalam beberapa hal:

Terbuka atau tertutup

Luka terbuka merupakan luka kulit dengan jaringan di bawahnya terbuka. Sedang luka tertutup adalah kerusakan yang terjadi tanpa mengekspos jaringan di bawah kulit.

Akut atau kronis

Klasifikasikan luka akut atau kronis tergantung pada berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk luka sembuh. Luka akut merupakan kondisi luka yang dapat sembuh tanpa komplikasi dalam jangka waktu yang relatif pendek. Luka kronis membutuhkan waktu yang lebih lama untuk sembuh dan sering disertai dengan komplikasi.

Kondisi bersih atau terkontaminasi

Luka dengan kondisi bersih tidak terdapat bahan asing atau hal lainnya di dalam luka. Lalu, untuk luka yang terkontaminasi (atau luka yang terinfeksi) kemungkinan di dalam lukanya memiliki bahan asing, kotoran, atau bakteri.

Tiga tahap penyembuhan

Tubuh kita memiliki tiga tahap dalam melakukan penyembuhan luka, tetapi tahapan tersebut tidak selalu beriringan.

Pertama, fase inflamasi. Tubuh menghasilkan respon alami (yaitu peradangan) terhadap cedera dan membentuk gumpalan untuk menghentikan pendarahan. Pembuluh darah akan melebar, ini memungkinkan sel-sel penting (misalnya antibodi, sel darah putih, enzim, dan nutrisi) mencapai area jaringan yang terluka.

Sel-sel tersebut menciptakan pembengkakan, panas, rasa sakit, dan kemerahan, atau yang lebih sering disebut dengan peradangan.

Kedua, fase proliferasi. Fase ini merupakan tahap perbaikan kulit yang luka. Area kulit yang luka akan ditumbuhi dengan jaringan baru dengan didalamnya pembuluh darah, sehingga jaringan ini bisa menerima oksigen dan nutrisi yang cukup.

Pada tahap penyembuhan luka ini (pada tubuh yang sehat), jaringan di area luka akan berwarna merah jambu atau kemerahan dengan tekstur tidak rata. Sementara jaringan yang berwarna gelap bisa saja merupakan tanda infeksi. Menjelang tahap akhir proliferasi ini, sel-sel kulit baru akan muncul kembali di luka tersebut.

Ketiga, fase maturasi atau pematangan. Ini adalah fase di mana luka sepenuhnya menutup. Umumnya tahap ini dimulai sektiar 21 hari setelah mengalami cedera dan dapat berlanjut selama satu tahun atau lebih. Ingat area kulit dalam fase ini tidak memiliki ketahanan seperti kulit di area yang tidak mengalami luka

Perlu diketahui juga ketiga fase tersebut tidak akan selalu berurutan, bisa saja area kulit yang terluka terhenti di fase kedua dan kembali lagi ke fase pertama, tergantung kondisi tubuh.

7 Faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka

Setiap orang memiliki kondisi tubuh yang berbeda-beda, sehingga tidak selalu penyembuhan luka berjalan semestinya, sembuh dengan cepat atau lama. Dari itulah ada beberapa faktor yang bisa memengaruhi penyembuhkan luka di kulit.

Usia

Penuaan mempengaruhi segala sesuatu di dalam tubuh, mencakup struktur dan fungsi kulit. Semuanya akan berjalan melambat selama proses penuaan, termasuk fase penyembuhan luka. Kulit menjadi lebih tipis dan tubuh mengalami penurunan dalam melakukan respon inflamasi, sehingga bila terjadi cedera di kulit, misalnya penyembuhannya pun akan melambat.

Nutrisi

Memiliki nutrisi yang baik dalam tubuh sangat penting untuk penyembuhan luka yang optimal. Luka tidak dapat sembuh dengan baik jika tubuh tidak memiliki nutrisi yang diperlukan untuk perbaikan dan pertumbuhan sel.

Kegemukan

Siapa pun yang memiliki berat badan berlebih atau di atas angka ideal tubuh mereka memiliki risiko infeksi yang lebih besar ketika penyembuhan luka.

Trauma berulang

Jika tubuh memiliki banyak luka atau telah mengalami trauma parah (misalnya operasi) mekanisme pertahanan tubuh akan terbatas atau menurun dan perbaikan terhadap luka pun melambat.

Kelembaban Kulit

Kulit membutuhkan jumlah cairan dan kelembaban yang cukup untuk dapat bertahan hidup. Jika tubuh rentan terhadap kulit kering (terutama pada orang tua), tubuh mungkin berisiko mengalami lesi kulit, infeksi, dan penebalan, yang semuanya akan merusak penyembuhan luka. Di sisi lain, jika kulit terlalu basah, tubuh berisiko terkena maserasi, sehingga mempertahankan tingkat kelembaban kulit sangat penting untuk penyembuhan luka.

Kondisi kronis

Penyakit kronis memiliki dampak langsung pada kemampuan alami tubuh untuk menyembuhkan kulit. Penyakit kardiovaskular adalah kondisi yang paling merugikan, tetapi diabetes dan imunodefisiensi juga dapat memperlambat penyembuhan luka.

Obat

Obat resep dapat memiliki efek negatif pada penyembuhan. Misalnya, menurut American Academy of Orthopedic Surgeons, obat anti-inflamasi nonsteroid yang sering diresepkan untuk arthritis dan sebagai aspirin dan ibuprofen, dapat mengganggu tahap peradangan pada proses penyembuhan luka.

Antikoagulan memiliki kapasitas untuk mengganggu pembekuan darah, sementara imunosupresan dapat melemahkan sistem kekebalan dan meningkatkan risiko infeksi.

Produk salep pengering luka basah yang bisa didapatkan di apotik

Salep Pengering Luka Basah

Betadine salep antiseptic

Merek salep ini dijual bebas di apotik, selain untuk membantu penyembuhan luka juga bisa mencegah infeksi. Dengan harga sekitar Rp10.900. Kita tidak mesti memiliki resep dokter untuk membelinya.

Salep luka bioplacenton

Obat berbentuk salep untuk mengobati berbagai macam luka ini bisa didapatkan dengan mudah di apotik, harganya Rp14.520.

Salep Nebacetin

Harga salep ini Rp23.375 dan juga bisa digunakan untuk mengatasi ragam luka yang terinfeksi.

Salep Gentamicin

Salep ini juga bisa untuk menyembuhkan berbagai luka. Harga untuk salep ini Rp9.000.

Salep Meilibahenling

Meilibahenling ini bisa digunakan untuk berbagai kondisi luka kulit. Bahkan mampu menghilangkan bekas luka. Harganya Rp55.000.

Alternatif salep berbahan alami

salep pengering luka basah

Ini hanya sebuah rekomendasi saja. Salep ini namanya QnC Gamat yang dibuat oleh perusahaan lokal di Kab. Kulon Progo, DI Yogyakarta. Dengan nama perusahaan CV. Jogaja Natural Herbal. Dibentuk dengan 100% bahan alami, yaitu dari dua bahan alami.

Komposisi QnC Gamat:

  • Teripang emas pilihan
  • Madu murni

Perusahaan tersebut membentuk dua bahan alami tersebut menggunakan mesin berstandar dengan kemampuan ekstraksi konsentrasi tinggi. Mesin ini akan membuat dua bahan alami menjadi partikel yang dapat dengan mudah di terima tubuh. Bahkan, kondisi kesegaran bahan pun sangat diperhatikan. Hal ini membuat nutrisi dalam QnC Gamat masih terjaga.

Nutrisi produk ini sepenuhnya lolos dari pengujian BPOM RI dengan No Reg TR173301471. Dan pula lulus uji halal oleh badan halal MUI.

QnC Gamat hadir dalam bentuk cairan kental dengan kemasan plastik ukuran 300 ml berbentuk botol. Dengan rasa dan aroma yang khas, dan bisa dengan mudah dikonsumsi oleh anak. Kandungan dalam produk ini Aman dikonsumsi semua umur. Dengan aturan konsumsi:

  • Bayi (minimal usia 2 bulan): 1/2 sendok teh 2 kali sehari.
  • Anak-anak: 1 sendok makan 2 kali sehari.
  • Dewasa: 2-3 sendok makan 2-3 kali sehari.

Manfaat dalam QnC Gamat

Walau produk QnC Gamat ini terkenal dalam mengatasi masalah kesehatan terkait organ dalam, tapi ketahuilah bahwa nutrisi dalam produk ini pun baik sekali untuk kesehatan organ luar tubuh atau kulit. Ada banyak komponen penting yang mampu mengatasi masalah kesehatan kulit, termasuk dapat mengatasi luka basah atau luka yang tidak kunjung sembuh.

Beberapa kandungan penting tersebut adalah asam lemak dan kolagen. Kedua kandungan ini bekerja secara efektif dalam memperbaiki jaringan kulit yang rusak, merelaksasi jaringan kulit, serta tingkatkan aktivitas jaringan ikat di area kulit yang luka.

Ada anti-inflamasi, antimikroba, dan antivirus yang mampu mencegah juga mengatasi infeksi yang bersumber dari bakteri atau virus, atau juga jamur.

— Meningkatkan sistem imun tubuh, melancarkan peredaran darah yang bisa membantu dalam penyembuhan luka. Cairan dalam QnC Gamat ini mampu menstabilkan cairan dan elektrolit tubuh.

Harga dari produk QnC Gamat

Perbotolnya produk ini dibandrol dengan harga Rp155.000. Detailnya lihat di bawah ini, disertai dengan diskon.

Pesan 1-2 Botol Berlaku Sistem Kirim Barang Dahulu, Barang Sampai Baru Bayar.

PEMBELIAN HARGA ASLI DISKON TOTAL DISKON HARGA SETELAH DISKON
1 botol Rp155.000 Tidak ada Tidak ada Rp155.000
2 botol Rp310.000 Tidak ada Tidak ada Rp310.000
3 botol Rp465.000 Tidak ada Tidak ada Rp465.000
4 botol Rp620.000 Rp5000/botol Rp10.000 Rp600.000
5 botol Rp775.000 Rp5000/botol Rp25.000 Rp750.000
6 botol Rp930.000 Rp5000/botol Rp30.000 Rp900.000
7 botol Rp1.085.000 Rp5000/botol Rp35.000 Rp1.050.000
8 botol Rp1.240.000 Rp5000/botol Rp40.000 Rp1.200.000
9 botol Rp1.395.000 Rp7000/botol Rp63.000 Rp1.332.000
10 botol Rp1.550.000 Rp10.000/botol Rp100.000 Rp1.450.000
Pembelian lebih dari 10 botol mendapat diskon sama, yaitu Rp10.000/botol.

Dapatkan segera produk salep pengering luka basah QnC Gamat. Silakan klik tombol di bawah ini untuk melakukan pemesanan.


Leave a comment

Your email address will not be published.


*